Membeli cat terlalu sedikit membuat pekerjaan terhenti di tengah jalan, dan warnanya bisa berbeda kalau beli lagi belakangan. Membeli terlalu banyak membuang uang. Dengan tiga angka sederhana, Anda bisa menghitung kebutuhan cat sebelum datang ke toko.
1. Hitung luas bidang yang dicat
Ukur keliling ruangan, kalikan dengan tinggi dinding, lalu kurangi luas pintu dan jendela.
Luas dinding = keliling × tinggi − luas pintu − luas jendela2. Tentukan jumlah lapisan
Umumnya dua lapis sudah cukup untuk hasil rata. Tambah satu lapis jika mengganti warna gelap ke terang, atau jika dinding baru belum diberi cat dasar (sealer).
3. Lihat daya sebar di kemasan
Daya sebar menunjukkan berapa meter persegi yang bisa dicat dengan 1 liter cat untuk satu lapis. Cat tembok umumnya berkisar 10–12 m² per liter. Pada dinding bertekstur kasar, pakai angka yang lebih kecil.
Kebutuhan cat (liter) = luas × jumlah lapisan ÷ daya sebarContoh: kamar 3 × 4 meter
- Keliling: 2 × (3 + 4) = 14 m. Tinggi dinding 3 m, jadi luas dinding 42 m².
- Kurangi pintu (0,9 × 2,1 = 1,9 m²) dan jendela (1,2 × 1 = 1,2 m²). Bidang dicat: 38,9 m².
- Dua lapis: 38,9 × 2 = 77,8 m².
- Daya sebar 10 m²/liter: 77,8 ÷ 10 = 7,8 liter.
- Tambah cadangan 10% untuk retouch: sekitar 8,6 liter.
Hasilnya, pilih 2 kemasan 5 liter (total 10 liter). Untuk plafon 12 m² dengan dua lapis, cukup 1 kemasan cat plafon 2,5 liter.
Tips sebelum membeli
- Beli semua cat dengan warna yang sama sekaligus agar hasil tinting seragam.
- Dinding baru atau bekas tambalan perlu cat dasar terlebih dahulu.
- Bawa ukuran ruangan ke toko, staf kami bisa membantu menghitung ulang.